Mckenzie09moesgaard's website

Our website

07
Ma
Belajar Melakukan Prediksi Dalam Pertandingan Bola
07.05.2018 01:55


Ketika menyaksikan perbandingan sepakbola pada layar paras kita kadang kala disajikan kampanye tebak skor yang dijalani para spesialis. Walau memukau, saya bukan percaya tebak skor adalah sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Kalau selevel[cak] untuk fun and games bolehlah, tapi tentu gak perlu dianggap serius karena tidak ada rendah logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu pertandingan.

Berbeda dengan memenggal siapa tim yang bakal menang -- atau bahwa pertandingan dengan berakhir beserta seri. Menetak seperti itu regular saja dikerjakan, walau dalam akhirnya sepak bola itu melingkar sehingga pemenang pun acap kali salah diprediksi. Kenapa? Karena tersedia tata caranya. website kami Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui vokal ini aku akan danai beberapa trik membuat dugaan yang langsung. Bukan berarti saya selalu benar di dalam memprediksi satu pertandingan. Tentu saja tidak, walau dengan sedikit berbangga (sediiiikit saja) saya memiliki rekor kebenaran dugaan yang cukup tinggi: pukul rata 3 mulai 4 prediksi saya pantas kenyataan.

Dua bulan sebelum terjadi, hamba memprediksi bakal terjadi All German kesimpulan di Perhubungan Champions. Pada final, tergolong di depan beribu-ribu warga Surabaya yang memadati sebuah daftar nonton bareng, saya meneka Bayern Munich akan mengontrol Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben serupa penentu kelebihan. Sebelum ini saya pun meyakini jika Atletico Madrid akan menundukkan Copa Del Rey. Buncit, saya mengira Belanda bakal mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin hamba tekankan di sini adalah; bayangan bisa benar bisa cela, tapi yang penting satu buah prediksi mutlak harus memiliki dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, sebuah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang betul maka tempat keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap pula tidak bisa diprediksi secara 100%, malahan prediksi menyerempet skor konklusi. Akan tetapi, presentase kemungkinan kesaksamaan prediksi menumpuk tajam.

Abdi ajak Kamu untuk menyelidik beberapa dugaan terakhir abdi guna menerangkan beberapa prinsip penting yang saya yakin akan bernilai bagi Anda saat mengetes memprediksi pertentangan.

Di antara perkiraan yang beta sebut di atas, kejituan soal Atletico saya akui beruntung [karena depakan Real Madrid berkali-kali menyerempet mistar tiang Atletico]. Walau demikian siap logika pada belakang dugaan tersebut: Atletico juara meski pun Real Madrid jauh lebih berkualitas. Prasarana masa menggemakan ketidakrukunan tokoh Madrid beserta pelatihnya, Jose Mourinho, dan bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Mulai media heran saya menelan kabar jika Ronaldo dan Mourinho pula tidak damai (berita mengenai hal tersebut baru tampak di Nusantara beberapa saat lalu). Sebagai pelatih abdi paham sahih arti kesejahteraan tim di dalam dan dalam luar tempat dan dampaknya bagi performa tim. Hal ini disematkan faktor Falcao yang sedang on fire, yang menciptakan saya berani memilih Atletico sebagai pemimpin.

Tips prediksi 1: Pertimbangkan suasana dalam tim, paling utama saat sebuah turnamen berlanjur di mana pemain kudu terus bersama tanpa mampu menghindari rekan-rekannya.

Tip perkiraan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung / saat perbandingan cup, kemonceran striker demikian menentukan. Ketika pertandingan perkongsian kualitas jangka panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta segenap elemen menyunggi lainnya. Saat laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menetapkanmengukuhkan, menjadikan, walau kekuatan keseluruhan kru juga harus dipertimbangkan.

Saat memprediksi kontrol Belanda 3-0 atas Indonesia saya menjaga hati nurani. Dengan subjektif hamba membela Nusantara tentunya. Akan tetapi, saat memakai kacamata dinamakan objektivitas, kita semua tepat setuju jika Belanda rumpang di atas Indonesia. Kemudian mengapa tidak memprediksi skor akhir yang lebih mencocok? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat namun Indonesia dengan bermain sesak gairah, sehingga akan bisa mereduksi perlawanan kualitas. Oleh karena itu, skor tipis atau gede bisa aja diprediksi beserta sound logic -- akan tetapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3-0, adalah keberuntungan semata.

Tips bayangan 3: Hindari membela satu buah tim tatkala membuat bayangan. Kita larat selalu berhajat tim mahkota kita menang, tapi saat membuat bayangan tentu pikiran harus diutamakan di untuk fanatisme kukuh.

Saya tersenyum saat mengatakan di satu buah media tanda tentang persamaan-persamaan final Perhubungan Champions tahun ini dengan tahun 1997 saat Dortmund menjadi spesialis terakhir kesempatan. Banyak pembaca saya serius terpancing untuk memprediksi kemenangan Dortmund menurut fakta-fakta itu. Mereka lupa bahwa fakta-fakta tersebut mempesona dan kadang benar memilikinya, namun gak memiliki kolerasi apapun dengan pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah kelurusan hati dengan bukti yang lain merupakan salah satu kaca dari sekian banyak tingkah fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terperosok para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), namun dijual seakan akan terampil menjadi lingkungan membuat sebuah prediksi sayembara.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan sempang Dortmund vs Bayern pun dimunculkan lalu bertahun-tahun kincit. Karena silsilah statistik Dortmund memang mulia saat menggulung Bayern, tidak sedikit yang kemudian menilai BVB akan sanggup mengalahkan Bayern di kesimpulan Eropa. Hal ini jahat. Mengapa? Sebab statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik asal musim pun tidak bisa dengan sama sekali menjadi tonggak. Perkembangan kedua tim sejak pertemuan final perlu dipertimbangkan.

Tips dugaan 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Engkau pada statistik pertandingan antara kedua kru yang paling dekat secara saat ini. Kecuali itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan prestasi permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim dengan keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini saja.

Karena bayangan saya sering saya munculkan di twitter (@coachtimo), tidak sedikit pihak memeras saya meneroka berbagai pertandingan lainnya. Mayoritas saya abaikan atau hamba tolak secara alasan luka paham mengenai kekuatan ke-2 tim. Dalil saya ini senafas beserta tips bayangan berikut.

Tips prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat dugaan tanpa dilatar belakangi petunjuk dan pesiaran yang indah mengenai menyunggi atau persatuan tersebut. Pada waktu bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari memproduksi prediksi mengenai MU vs Chelsea. Aku mustahil sebagai pakar mengenai semua perhubungan yang terselip. Akui aja.

Tips bayangan 7: Kalian juga gak seharusnya meneroka setiap pertentangan. Ada waktunya pertandingan sangat sulit diprediksi. Analisa Dikau deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menjimbit menurut Anda 50-50. Lamun sudah begitu tahan diri, hindari mengempa diri membuat prediksi. Dengan demikian prosentase kejituan perkiraan anda bakal meningkat.

Sedang banyak usulan lainnya yang bisa & patut dimanfaatkan dalam menghasilkan sebuah perkiraan yang berkelas. Karena keterbatasan tempat beta berhenti mencapai berbatas di sini dulu.

Ingat: satu buah prediksi yang berkelas tidak melulu ditentukan oleh kejujuran prediksi itu. Sebuah dugaan yang terhormat, baik betul maupun melenceng, seharusnya dinilai dari reason atau kualitas analisa yang ada pada belakangnya.

Comments


Make your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!