Mckenzie09moesgaard's website

Our website

07
Ma
Belajar Menganalisa Prediksi di Dalam Pertandingan Sepak Bola
07.05.2018 09:43


Saat menyaksikan pertentangan sepakbola dalam layar muka kita kerap disajikan aktivitas tebak skor yang dijalani para ahli. Walau mempesona, saya tidak percaya tebak skor ialah sesuatu yang seharusnya dijalani.

Kalau sekadar untuk fun and games bolehlah, tetapi tentu bukan perlu dianggap serius sebab tidak ada kecil logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu pertandingan.

Berbeda dengan mereka siapa menjulang yang hendak menang -- atau kalau pertandingan hendak berakhir dengan seri. Menetak seperti itu natural saja dikerjakan, walau di dalam akhirnya sepak bola itu luncai sehingga pemenang pun kadang kala kali cela diprediksi. Apa sebab? Karena terselip tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini abdi akan bagikan beberapa trik membuat prediksi yang masuk. Bukan berarti saya selamanya benar dalam memprediksi sebuah pertandingan. Tentu saja tidak, walaupun dengan terbatas berbangga (sediiiikit saja) beta memiliki rekor kebenaran prediksi yang sempurna tinggi: pukul rata 3 atas 4 antisipasi saya serasi kenyataan.

Dua bulan pra terjadi, beta memprediksi dengan terjadi All German kesimpulan di Perhubungan Champions. Pada final, tergolong di depan beribu-ribu warga Surabaya yang membanjiri sebuah programa nonton bareng, saya memprediksi Bayern Munich akan menundukkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben sebagai penentu kemajuan. Sebelum tersebut saya pun meyakini bahwa Atletico Madrid akan memenangkan Copa Del Rey. Ujung, saya mengira Belanda mau mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin hamba tekankan disini adalah; bayangan bisa sah bisa melenceng, tapi yang penting satu prediksi telak harus punya dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, sebuah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, satu keberuntungan semata.

Dengan analisa yang sahih maka sisi keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap sekadar tidak mampu diprediksi dengan 100%, makin prediksi menyerempet skor konklusi. Akan tetapi, presentase kemungkinan kesaksamaan prediksi merabung tajam.

Aku ajak Engkau untuk mengkritik beberapa perkiraan terakhir beta guna meriwayatkan beberapa kepercayaan penting yang saya tetap akan produktif bagi Dikau saat mencoba memprediksi perbandingan.

Di antara bayangan yang aku sebut dalam atas, kejituan soal Atletico saya akui beruntung [karena depakan Real Madrid berkali-kali mengenai mistar tiang Atletico]. Walaupun demikian terdapat logika di belakang dugaan tersebut: Atletico juara walaupun Real Madrid jauh kian berkualitas. Media masa menyatakan ketidakrukunan pemain Madrid dengan pelatihnya, Jose Mourinho, dan bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Daripada media ganjil saya menerima kabar kalau Ronaldo & Mourinho pula tidak akur (berita mengenai hal tersebut baru terserondok di Indonesia beberapa saat lalu). Serupa pelatih abdi paham betul arti kesyahduan tim di dalam dan dalam luar tanah lapang dan dampaknya bagi prestasi tim. Sesuatu ini disematkan faktor Falcao yang lumayan on fire, yang menciptakan saya degil memilih Atletico sebagai pemimpin.

http://888bola.net/ Tips dugaan 1: Pertimbangkan suasana pada tim, terutama saat satu turnamen berlangsung di mana pemain kudu terus bertepatan tanpa siap menghindari rekan-rekannya.

Tip prediksi 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung / saat sayembara cup, kemonceran striker amat menentukan. Saat pertandingan perhubungan kualitas zaman panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta segenap elemen menyunggi lainnya. Ketika laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkan, walau daya keseluruhan menjimbit juga mesti dipertimbangkan.

Saat memprediksi kemenangan Belanda 3-0 atas Indonesia saya menentang hati nurani. Dengan subjektif saya membela Indonesia tentunya. Akan tetapi, saat menggunakan kacamata bercap objektivitas, kalian semua tepat setuju jika Belanda suntuk di buat Indonesia. Dan kemudian mengapa bukan memprediksi skor akhir yang lebih transparan? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat namun Indonesia akan bermain padat gairah, jadi akan sanggup mereduksi perselisihan kualitas. Maka, skor sedikit atau buntal bisa sekadar diprediksi beserta sound logic -- tapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, ialah keberuntungan semata.

Tips prediksi 3: Hindari membela satu buah tim saat membuat antisipasi. Kita boleh selalu berjanji tim tali jiwa kita menang, tapi ketika membuat bayangan tentu mantik harus diutamakan di untuk fanatisme membenang.

Saya tersenyum saat menduga di satu buah media perihal tentang persamaan-persamaan final Perkongsian Champions tahun ini dengan tahun 1997 saat Dortmund menjadi juara terakhir kolam. Banyak pembaca saya yakin terpancing untuk memprediksi kemenangan Dortmund berlandaskan fakta-fakta itu. Mereka meleng bahwa fakta-fakta tersebut mempesona dan betul2 benar memilikinya, namun tidak memiliki kolerasi apapun beserta pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah fakta dengan kelurusan hati yang lain merupakan salah satu rupa dari sekian banyak siasat fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terperosok para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), akan tetapi dijual seakan akan pantas menjadi mintakat membuat satu prediksi perbandingan.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan jurang Dortmund vs Bayern juga dimunculkan lalu bertahun-tahun kincit. Karena sejarah statistik Dortmund memang megah saat mengikuti Bayern, penuh yang lalu menilai BVB akan mampu mengalahkan Bayern di final Eropa. Sesuatu ini menyesatkan. Mengapa? Sebab statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik dahulu musim pun tidak bisa dengan rambang menjadi tolok ukur. Perkembangan ke-2 tim semenjak pertemuan buncit perlu dipertimbangkan.

Tips prediksi 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Anda pada statistik pertandingan jurang kedua menyunggi yang paling dekat secara saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim dengan keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini saja.

Karena prediksi saya terkadang saya tampilkan di twitter (@coachtimo), tidak sedikit pihak minta saya meneroka berbagai festival lainnya. Mayoritas saya abaikan atau abdi tolak secara alasan luka paham menyerempet kekuatan ke-2 tim. Dalil saya tersebut senafas secara tips dugaan berikut.

Trik prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat perkiraan tanpa dilatar belakangi data dan wawasan yang bagus mengenai menyunggi atau persatuan tersebut. Pada waktu bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari memproduksi prediksi mengenai MU vs Chelsea. Kalian mustahil sebagai pakar tentang semua perhubungan yang tersedia. Akui saja.

Tips perkiraan 7: Kita juga bukan seharusnya memprediksi setiap pertentangan. Ada waktunya pertandingan sangat sulit diprediksi. Analisa Engkau deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menyunggi menurut Dikau 50-50. Kalau sudah demi tahan diri, hindari memaksakan diri membuat prediksi. Secara demikian prosentase kejituan antisipasi anda hendak meningkat.

Masih banyak usulan lainnya yang bisa dan patut digunakan dalam menciptakan sebuah antisipasi yang berkualitas. Karena keterbatasan tempat aku berhenti sampai di sini dulu.

Ingat: sebuah prediksi yang berkelas gak melulu ditentukan oleh realitas prediksi ini. Sebuah perkiraan yang berkelas, baik resmi maupun khilaf, seharusnya dinilai dari reason atau kualitas analisa yang ada dalam belakangnya.

Comments


Create your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!